GRESIK – Menjelang pergantian tahun, pengamanan di Kawasan Pelabuhan Gresik diperketat. Sebanyak 46 personel gabungan dari berbagai instansi diterjunkan untuk mengamankan keberangkatan kapal cepat KM. Express Bahari 6F rute Gresik–Bawean, Rabu (31/12/2025).
Puluhan personel tersebut berasal dari unsur Polri sebanyak 5 personel, KPLP 13 personel, Pelindo 4 personel, TNI 2 personel, Kamladu 1 personel, serta Satpol PP 2 personel. Pengamanan juga diperkuat dengan keterlibatan 12 Cadet Pelayaran, 3 anggota Saka Bahari, serta tim medis dari Puskesmas Alun-alun dan RS Petro sebagai langkah antisipasi.
Dalam keberangkatan tersebut, KM. Express Bahari 6F tercatat mengangkut 229 penumpang, terdiri dari 217 penumpang dewasa, 9 penumpang anak-anak, dan 3 penumpang kategori Free of Charge (FOC).
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gresik (KPPP), AKP Bakri, mengatakan pengamanan intensif dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang sekaligus menjaga ketertiban dan kelancaran aktivitas di pelabuhan.
“Pengamanan ini mengedepankan sinergi antar-instansi. Mulai dari pemeriksaan tiket, validasi manifes, hingga proses naik ke kapal kami pastikan berjalan sesuai prosedur keselamatan pelayaran,” ujar AKP Bakri.
Hingga kapal bertolak meninggalkan dermaga, situasi di Kawasan Pelabuhan Gresik terpantau aman, tertib, dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun kendala teknis selama proses keberangkatan.
Kehadiran tim medis di lokasi turut menjadi bagian dari upaya preventif, guna memberikan penanganan cepat apabila terdapat penumpang yang mengalami gangguan kesehatan sebelum kapal berlayar.
